Top

Batik Hokokai - Batik Indonesia Berdarah Samurai

Batik Hokokai adalah batik hasil akulturasi antara Jepang dan Indonesia yang terlahir di Pekalongan. Apabila dilihat dari sejarahnya, bisa disimpulkan bahwa makna batik Hokokai adalah perjuangan rakyat. Dimana arti Hokokai sendiri secara literal adalah himpunan pengabdi masyarakat.

Posted on 2017-07-16 09:05:46

Summary: Batik Hokokai adalah sebuah jenis batik tulis yang lahir di Pekalongan antara tahun 1944-1945 karena pengaruh Jepang. Ciri-ciri utama batik Hokokai adalah motif bunga-bunga, biasanya bunga pada batik Hokokai adalah bunga Dahlia, Krisan, Peony, Sakura dan Anggrek. Bunga ini diiringi dengan motif kupu-kupu yang bertebaran dimana-mana. Ciri-ciri lain yang sangat khas dari batik Hokokai adalah terbaginya kain menjadi dua bagian, atau biasa disebut sebagai kain Pagi Sore. Batik Hokokai umumnya selalu warna-warni dan tidak kental kejawen, walaupun masih ada unsur budaya Jawa di dalamnya. Motif Hokokai terinspirasi dari selera orang Jepang yang saat itu menjajah Indonesia. Makna dari batik Hokokai harus ditinjau dari sejarah perjuangan bangsa pada masa itu.


pemoeda.co.id


Sejarah Lahirnya Batik Hokokai


Sudah pernah dengar Batik Hokokai? Ada cerita bersejarah tentang perjalanan batik Hokokai yang menarik untuk anda ketahui. Batik Hokokai merupakan batik yang tercipta pada masa penjajahan negeri matahari, atau Jepang, di pesisir utara Jawa pada tahun 1942-1945 silam.


Batik Hokokai ini awal mula terciptanya di Pekalongan, sehingga bisa dikategorikan sebagai batik Pesisir. Di Pekalongan, daerah yang terkenal menghasilkan batik jenis ini adalah kampung batik Kedungwuni.


batik hokokai pemoeda.co.id

Batik Hokokai Pemoeda.co.id yang berasal dari Pekalongan.


Batik Hokokai dibuat sedemikian rupa sebagai persembahan pada sang penguasa baru pada jaman itu, yaitu Jepang. Batik ini dibuat dengan menyelaraskan motif dan ornamen yang dibuat dengan selera orang Jepang. Bisa dibilang seperti Kimono. Kalau anda perhatikan, banyak motif Kimono Jepang yang terdiri dari gambar bunga-bunga lho. Sehingga bisa dibilang selera orang Jepang itu meliputi bunga-bungaan, yang notabene identik dengan kupu-kupu. Inilah yang menjadi pengaruh motif Hokokai pada masa itu.


kimono jepang mirip batik hokokai

Perempuan Jepang mengenakan Kimono, cantiknyaa...


Lah kenapa kok harus nurutin selera mereka? Padahal kan mereka pendatang? Masalahnya, dulu kita itu dijajah. Jepang pada jaman itu terkenal luar biasa kejam dan sadis. Sehingga para pengusaha pada saat itu berusaha untuk menyenangkan para penjajah, ya salah satu caranya itu ya dengan membuatkan batik Hokokai ini untuk mereka. Kebetulan mereka suka sekali dengan kain ini.


tentara jepang

Tentara Jepang pada masa itu.


Masuknya bangsa Jepang pada masa itu meninggalkan bekas luka yang mendalam untuk masyarakat Indonesia. Kenapa? Karena mereka benar-benar sadis. Penjarahan, pembunuhan, dan pemerkosaan tidak segan-segan dilakukan oleh tentara Jepang. Kemiskinan melanda segala penjuru negeri di kala itu.


koran lokal mengkritik soekarno atas berangkatnya hei ho dan romusha ke papua

Koran yang mengecam perlakuan Jepang terhadap rakyat Indonesia.


Iwan Tirta dalam bukunya yang berjudul “Batik – A Play of Light and Shades” sempat menyebutkan, bahwa para pengusaha batik pada jaman itu memperkenalkan batik Hokokai ini sebagai tanda penghormatan pada penguasa baru. Tujuannya adalah agar mereka mendapat “tempat” dikalangan penguasa tersebut, sehingga keamanan dan ketentramannya dijamin.


batik a play of light and shades by iwan tirta

Buku Karangan Iwan Tirta


Asal Usul Nama Hokokai


Sebenarnya darimana nama Hokokai berasal? Nama batik Hokokai ini berasal dari nama sebuah organisasi resmi propaganda rintisan Jepang yang bernama Jawa Hokokai ジャワ奉公会. Dimana artinya adalah Himpunan Kebaktian Masyarakat Jawa. Kata Hokokai 奉公会 sendiri, secara literal artinya adalah Himpunan Pengabdi Masyarakat atau singkatnya himpunan masyarakat.


Himpunan ini dibuat oleh pemerintah Jepang pada tahun 1944 untuk menggantikan organisasi lain yang bernama Putera (Pusat Tenaga Rakyat) yang juga dibentuk oleh Jepang pada tahun 1943.


Sedikit Cerita Tentang Pusat Tenaga Rakyat (Putera)


Sedikit bercerita tentang organisasi Putera. Putera dipimpin oleh empat serangkai, yaitu Ir. Soekarno, M. Hatta, Ki Hajar Dewantoro dan K. H Mas Mansyur. Tujuan Jepang membuat organisasi ini adalah untuk mencari dukungan kaum Nasionalis dan intelektual demi kepentingan memerangi sekutu di perang dunia kedua.


pemimpin putera


Mereka berharap dengan adanya para pemimpin bangsa Indonesia di dalam organisasi ini, rakyat akan turut mendukung propaganda gerakan Tiga A Jepang. Yang mana bunyinya adalah sebagai berikut.


1. Nippon pemimpin Asia

2. Nippon pelindung Asia

3. Nippon cahaya Asia


propaganda tiga a jepang

Poster propaganda Tiga A milik Jepang.


Note: Gerakan Tiga A adalah Sebuah gerakan propaganda yang dibentuk Jepang untuk menghimpun kekuatan dan dukungan rakyat Indonesia untuk melawan sekutu.


Gerakan ini dipercayakan Jepang kepada Mr. Rd. Syamsudin. Namun gerakan ini gagal mendapatkan dukungan rakyat, dan digantikan oleh organisasi Putera. Perlu anda ketahui bahwa gerakan ini bukanlah gerakan yang dibentuk oleh bangsa Indonesia.


Putera dan organisasi lainnya yang terbentuk setelah Putera, juga merupakan muslihat Jepang untuk menghimpun dukungan dan memanfaatkan rakyat demi tujuan utama mereka. Penaklukkan Asia timur dan memenangkan perang dunia kedua.


Para pahlawan kita merasa bahwa salah satu cara yang paling efektif untuk melawan penjajahan Jepang yang keji, adalah dengan bersikap kooperatif. Hal ini semata-mata adalah untuk mempertahankan kemerdekaan secara tidak langsung.


Dengan pertimbangan tersebut, mereka setuju untuk bekerjasama dengan pemerintahan Jepang dan bergabung dalam Putera. Karena merasa bahwa ini akan lebih menguntungkan nantinya dibandingkan melawan. Jepang juga berjanji, bahwa mereka tidak akan menghalangi jalannya proses kemerdekaan bangsa Indonesia. Sehingga kesepakatanpun tercipta diantara pemimpin rakyat dan pemerintahan Jepang.


Namun ternyata organisasi Putera, sama sekali tidak menguntungkan Jepang. Kekuatan bangsa Indonesia justru semakin besar. Dukungan rakyat tidak kunjung diperoleh seperti yang mereka kehendaki. Sehingga setahun setelah Putera dibentuk, organisasi ini dibubarkan dan diganti oleh Jawa Hokokai.


Jawa Hokokai


Organisasi ini dibentuk oleh Kumakichi Harada yang merupakan seorang panglima Jepang. Misi utama organisasi Jawa Hokokai adalah mengdoktrin semua orang yang berumur diatas 14 tahun tentang konsep Asia Timur Raya. Propaganda merupakan misi yang penting bagi Jepang dalam mewujudkan visinya, yaitu penaklukan Asia Timur raya. Anggotanya adalah orang-orang Indonesia dari berbagai kelompok profesi.


Jawa Hokokai

Organisasi Jawa Hokokai


Belajar dari kegagalan dari dua organisasi sebelumnya (Gerakan Tiga A dan Putera) Jepang menunjuk langsung Gunseiken (kepala militer pemerintah Jepang) sebagai pemimpin tertinggi pada organisasi Jawa Hokokai. Lalu menjadikan Ir. Soekarno sebagai penasihat utama.


Organisasi ini mempunyai tujuan lain selain sebagai alat propaganda, yaitu menguras habis tenaga rakyat Indonesia demi mengumpulkan persediaan bahan pangan, bahan mentah, dan pajak untuk persediaan perang tentara Jepang. Dengan kekalahan Jepang pada perang dunia kedua, maka bubarlah organisasi ini dan proses kemerdekaan Indonesia berjalan penuh.


Peninggalan Jepang di Indonesia


Ketika Jepang mendarat di Indonesia, tepatnya pulau Jawa, tentara jepang mengeluarkan undang-undang (disebut Osamu Seirei) yang wajib dipatuhi oleh seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar daerah kekuasaan militer Jepang. Salah satu peraturan ini adalah penggunaan uang Nippon yang tercetak sebagai Rupiah sebagai uang yang syah untuk transaksi di daeah kekuasaan Jepang.


mata uang  rupiah nippon

Rupiah Nippon pecahan 10 Rupiah.

Bagus sekali ya desainnya? Mungkin uang 10 rupiah ini untuk para kolektor mata uang sekarang bisa selangit harganya. Karena uang ini diciptakan oleh sejarah kemerdekaan Indonesia. Dimana terjadi interaksi dan reaksi antara dua bangsa yang dipertemukan oleh jalannya sejarah.


Begitu juga batik Hokokai, batik Hokokai tidak akan lahir kedunia tanpa adanya penjajahan Jepang di Indonesia. Sehingga batik ini merupakan batik yang sudah seharusnya sangat dihargai dan sepantasnya menjadi warisan kebanggaan bangsa Indonesia.


Batik Hokokai Dianggap Sebagai Pencapaian Yang Gemilang


Batik Hokokai merupakan batik hasil dari akulturasi kedua bangsa. Para pengrajin lokal yang menyesuaikan karyanya dengan selera para penjajah pada jaman itu, ternyata menghasilkan sebuah masterpiece yang luar biasa indahnya. Benar-benar luar biasa.


Sampai-sampai seorang Iwan Tirta yang notabene merupakan desainer batik kelas kakap sampai berpendapat, bahwa terciptanya batik Hokokai di Indonesia merupakan salah satu pencapaian paling gemilang sepanjang sejarah bangsa Indonesia. Pencapaian ini tidak mudah. Pencapaian ini diraih dengan perjuangan dan tumpah darah rakyat Indonesia.


Perjuangan Para Pengrajin Batik


Pada masa itu kain batik merupakan komoditas yang sangat berharga dan langka. Bahkan para pembatikpun merasa kesulitan untuk memproduksi kain batik. Karena pada saat itu bahan utama batik, yaitu kain mori, sangat sulit untuk diperoleh. Kalau ada, pasti harganya sangat mahal karena sulit untuk mendapatkannya.


pengrajin batik kuno

Pengrajin batik jaman dulu.


Yang biasanya mereka bisa memproduksi banyak motif kain yang berbeda-beda, sekarang tidak bisa. Sehingga memaksa para pembatik ini untuk menyiasati keadaan. Inilah momen dimana kain Pagi Sore lahir.


Mereka menciptakan selembar kain batik yang bisa dipakai untuk kegiatan pada siang hari, dan juga dapat digunakan untuk acara pada malam hari. Sehingga kain ini dapat digunakan para wanita untuk bawahan pada siang dan malam hari sekaligus.


Dengan menggunakan kain Pagi Sore, mereka bisa berhemat. Tidak lagi mereka harus membeli dua kain yang berbeda untuk siang dan malam. Cukup satu kain saja yang bisa dibolak-balik.


pemoeda.co.id


Kehidupan yang sangat berat pada masa itu, disebabkan oleh penjarahan-penjarahan yang kerap dilakukan oleh Jepang terhadap rakyat Indonesia. Tidak terkecuali bahan-bahan batik, sampai kain batik yang sudah jadi.


Tentara Jepang kerap mendatangi rumah-rumah pembatik untuk memantau pengrajin-pengrajin batik. Kain-kain yang sedang dikerjakan lalu akan dicatat satu persatu. Untuk apa? Untuk merampasnya beberapa bulan kemudian setelah batik tersebut selesai dikerjakan. Sifat tentara Jepang yang seperti ini membuat para pembatik berpikir keras bagaimana caranya agar perampasan ini tidak terus berlangsung.


pasukan jepang

Pasukan Jepang masih muda sekali.


Akhirnya mereka menemukan sebuah cara. Mereka menciptakan sebuah jenis batik dengan tingkat kerumitan yang sangat tinggi, motif yang dibuat luar biasa sulit, dan detail-detail yang menghiasi luar biasa banyak jumlahnya. Batik ini diwarnai bak pelangi, kombinasi warna yang luar biasa banyak turut menambah tingkat kesulitan pembuatan batik ini.


Karena pembuatannya yang sangat sulit, pengerjaan selembar kain batik ini bisa memakan waktu satu sampai dua tahun! Karena waktu yang sangat lama dalam pembuatannya, akhirnya tentara jepang lupa akan keberadaan batik ini. Inilah yang dinamakan batik Hokokai.


Cerita bersejarah tentang batik Hokokai ini membuktikan bahwa batik Hokokai adalah sebuah karya yang luar biasa berharga. Dan pendapat Iwan Tirta memang sangat tepat. Silahkan anda nilai sendiri batik Hokokai dibawah.


Batik Hokokai

Batik Hokokai.


Makna Batik Hokokai


Saya mengerti, beberapa jenis batik memang memiliki nilai yang tinggi apabila ditinjau dari segi maknanya Bung. Seperti batik Kawung contohnya, yang memiliki arti kedisiplinan atau kesempurnaan dalam pengendalian diri. Tapi sepertinya berbeda dengan batik Hokokai.


Makna dari batik Hokokai itu harus ditinjau dari sejarahnya. Yaitu sejarah perjuangan para pembatik Pekalongan dalam mempertahankan seni batik dari tentara Jepang. Sejarah perjuangan para pahlawan untuk memerdekakan bangsanya dari penjajah. Sejarah bertemunya dua negara di masa lampau.


batik hokokai pemoeda.co.id

Batik Hokokai pemoeda.co.id.


Sehingga mungkin apabila dirangkum dalam sebuah makna, maka batik Hokokai adalah lambang perjuangan rakyat. Sebuah cendera mata dari pahlawan-pahlawan kita dan rakyat yang berjuang pada saat itu, kenangan dapat mengingatkan kita bahwa negara ini bisa bebas dari penjajah dan merdeka berkat kerja keras, kegigihan, kesabaran serta tumpah darah. Bukan cuma-cuma, kemerdekaan ini tidak gratis Bung! Namun banyak yang lupa.


Disisi lain, batik Hokokai juga melambangkan keindahan, keindahan yang tercipta ketika dua bangsa dengan perbedaan kultur budaya bertemu dan berinteraksi satu sama lain. Terlepas dari hubungan dari kedua negara saat itu, kultur yang berbeda ini lalu bereaksi satu sama lain dan melahirkan mahakarya yang bernama Hokokai.


Penutup


Sejarah terciptanya batik Hokokai merupakan sebuah cerita yang sepatutnya kita kenang dan ketahui oleh masyarakat, khususnya para pemuda. Karena batik Hokokai berbeda dengan batik lainnya, tidak muncul dari budaya dan adat bangsa Indonesia. Namun karena adanya campur tangan sejarah di dalamnya.


Dengan mengetahui sejarah batik Hokokai, maka kami berharap anda sebagai generasi muda dapat menceritakan hal ini kepada generasi-generasi selanjutnya, serta turut melestarikan batik Hokokai ini. Kalau anda tertarik dengan batik, jangan lupa dibaca artikel tentang batik ini ya,


pemoeda


Semoga anda menikmati cerita tentang batik Hokokai ini ya. Jangan lupa di share artikel ini biar kawan-kawan anda juga tau tentang batik Hokokai dan para pengrajin batik Hokokai dapat terus melanjutkan usahanya di daerah! Salam Pemoeda!

Bagikan ke sosial media.


Berlangganan Newsletter

Dapatkan info dan promo terbaru dari Pemoeda dengan mendaftarkan email Anda.