#BLUEBLOOD: Merek Jeans Lokal Yang Paling Berdarah!!

Posted by Bima on 2018-09-05 09:58:01

Pada saat kalian membuka artikel ini mungkin sebagian besar dari kalian akan berharap menemukan merek jeans lokal yang bisa mengeluarkan darah, atau mungkin jeans khusus untuk para bangsawan berdarah biru. Yup, kalian datang di artikel yang salah! Karena disini kita akan membahas tentang denim lokal yang “bleeding” nya paling sadis diantara merek-merek lokal lain.


Bleeding yang dimaksud disini kurang lebih sama lah dengan “fading”, tapi terms ini boleh jujur tidak common digunakan oleh pecinta denim. Kenapa bleeding? Karena denim yang masih biru pekat seolah-olah mengalami pendarahan dan lama-kelamaan berubah warnanya menjadi lebih muda.


Dulu sih cuma gua dan beberapa temen gua yang pake terms ini (sok hipster). Tapi intinya, perubahan dari raw denim menuju jeans yang “jadi” dengan segala istilahnya, whiskers, honeycombs, stacks, dan lain-lain, terdapat istilah lain selain fading, yaitu bleeding.


Jeans merupakan salah satu atribut umum yang dipakai kaula muda-mudi untuk aktifitas santai sehari-hari. Celana ini adalah komoditas yang boleh dibilang ngga terlalu gimana-gimana amat, sampai tibanya “The boom of Nudie Jeans” di sekitaran tahun 2006-2007 di Indonesia, lebih tepatnya Jakarta.


Sebelum datangnya trend Nudie, rata-rata orang tidak terlalu peduli dengan merek denim, cutting-an, dan experience dari raw menuju bleeded jeans. Tapi pada saat era itu datang, jeans tidak lagi dipandang sebelah mata, tapi semua mata manusia pada saat itu.


Karena orang-orang yang tadinya bukan pecinta jeans, mulai bermunculan dan berlomba-lomba menunjukkan jeans Nudie mana yang paling keren dengan ke “jadi” an jeans mereka, plus cuttingan-nya yang emang menurut gua pribadi bagus banget. Sejak saat itu, jeans menjadi komoditas yang sangat diminati oleh remaja dan mungkin bisa dibilang salah satu atribut yang wajib dimiliki.


Good news dari perkembangan jeans di kalangan anak muda, banyak juga lho anak dari negeri sendiri yang berkreasi dengan memproduksi merek jeans lokal. Kalau kalian merasa bahwa merek jeans lokal udah pasti inferior dari merek luar, pikir-pikir lagi deh.


Karena banyak jeans-jeans lokal yang dibahas oleh majalah atau web luar negeri karena fade nya yang either bagus banget atau sangar! Para denimheads itu pun mengakui kalau Indonesia adalah salah satu negara yang industri jeans nya hidup banget dan maju. Nah langsung aja kita bahas merek-merek jeans lokal yang pendarahannya paling sadis!


1. Mischief (Instagram @mischiefdenim)


mischief denim merek lokal


Mischief didirikan pada tahun 2006. Pada saat itu, mereka cuma memproduksi dry jeans aja, tapi makin berkembang dan berkembang dan sekarang pun mereka ada premium line yang juga menggunakan bahan selvedge. Mereka sih tidak memiliki patok khusus untuk bahan-bahan yang mereka pilih. Pokoknya kalau bahannya cocok maka mereka akan pake bahan tersebut.


jeans lokal

SR-003 by Mischief (sumber: Heddels.com)


Article yang diatas ini namanya SR-003 nih guys. Salah satu trademark nya Mischief adalah arcuate di back pocket yang membentuk garis naik turun, tapi disini tinggal sisa fade nya aja karena uda sering dipake. Jeans ini udah digunakan kurang lebih 2.5 tahun dengan satu kali pencucian. Sadis yee!??


Honeycombs yang kecil-kecil ukurannya menandakan kalo jeans ini skinny dan juga oz nya pasti kecil juga guys. Soalnya ga nyaman juga pasti pake skinny jeans tapi oz nya tebel. Nyiksa gan! Whiskers nya juga contrast banget! Manis! Celana skinny kaya gini dipadukan dengan boots maroon dan kaos putih simple bakal bikin kalian jadi cool banget, man. Kesannya anak band banget. Dan pastinya jadi center of the attention!


jeans lokal mischief

SL-002 by Mischief (sumber: Mischief.com)


Buat kalian yang ga gitu suka dengan skinny jeans, bisa coba tipe ini sebagai salah satu opsi kalian. Ini cuttingan buat kalian yang nge-fit pada bagian paha dan memiliki ruang dari lutut ke bawah, makanya namanya slim leg.


FYI nih guys dengan honeycomb yang kaya gitu, most likely denim ini rigid or hampir no stretch at all, makanya honeycomb nya bisa lurus-lurus gitu. Tapi buat denim yang rigid, bakal ngasi kesan strong buat si pemakai, karena bahannya emang lebih kaku juga. Mischief dengan tipe ini juga oz nya lebih tinggi dibanding yang skinny. Rata-rata oz nya paling ngga di atas 14 lah.


2. Classyland.co (Instagram @clco.official)


brand lokal classyland denim


Classyland Co. boleh dibilang merupakan pemain baru dalam dunia denim. Mereka baru berdiri pada tahun 2015 dan bermarkas di Lampung. Meski pemain baru, tapi bukan berarti kualitas mereka sembarangan bro. Article pertama mereka yang bernama Elephant Siger bener-bener keren banget! Kalian mungkin ga akan nyangka kalo denim ini berasal dari Indonesia. Yok langsung aja kita liat!


jeans lokal classyland

Elephant Siger by Classyland Company (sumber: https://www.instagram.com/clco.official)


Elephant Siger, itulah article pertama yang dikeluarin Classyland Co. Gambar kiri adalah before dimana baru beberapa kali dipake dan kanan adalah after nya yang udah dipake lebih dari 1 tahun pastinya. Ganteng banget ga sih!? Whiskers dan lap fades nya itu lho! Ancur! Cur! Cur! Jeans ini sukses di persekusi sejadi-jadinya! Untung bukan orang, kalo iya udah dipolisikan nih mereka. Oz dari jeans ini juga agak tebel, 15 oz, makanya bleedingnya bisa sangar dan tegas gitu. Kalo kalian liat di ig mereka, bahkan ada seorang denim freak bilang gini:


@swissjeansfreak: Wow such incredible strong denim evo seen here. I can't wait to see back side update too!!! Make sure that those jeans will never ever been thrown away!! Otherwise let me know before.


Denim ini merupakan seri selvedge sehingga memiliki kualitas premium. Warna selvedge nya pun plain, jadinya bikin penasaran gimana gituu. Ditambah lagi materialnya adalah Zimbabwean cotton unsanforized. Buat yang belum tau, Zimbabwean cotton adalah salah satu bahan terbaik yang ada saat ini. Brand-brand Jepang pun beberapa menggunakan bahan ini. Jeans ini bisa kalian dapet dengan harga IDR 800.000 an, affordable banget kan!? Kalo jeans selvedge merek luar udah berapa tuh guys? Mending beli yang lokal deh!


3. Aye Denim (Instagram @ayedenim)


brand lokal aye denim


Aye Denim berdiri pada tahun 2011. Brand yang berasal dari Jakarta ini, memiliki misi untuk memperkenalkan bahan-bahan jeans lokal untuk diperkenalkan ke khalayak ramai, malah kalo bisa jadi go international. Mereka pun juga mensuport seniman lokal, musisi, dan artis yang dianggap bisa merepresentasikan brand mereka.


jeans merek lokal

Elephant Siger by Classyland Company (sumber: https://www.instagram.com/clco.official)


Baiklah netizen, kami persembahkan Aye Denim Faded Jeans! Bayangin aja umur pemakaian pada saat foto ini diambil adalah setahun lebih dikit! Gokil sih! Buat kalian yang ga sabar pengen liat hasil dari pemakaian jeans kalian, bisa pilih Aye Denim sebagai nominasi. Jeans yang kontras kaya gini bisa kalian dapetin kalo sering terkena matahari dan suhu yang panas. Cocok banget dengan cuaca di Indonesia yang tropis.


Sebagian besar cuttingan Aye emang skinny, malah ada tipenya yang bernama super skinny. Buat gua personally ini celana jeans anak band rock banget lah. Dengan aktivitas yang banyak geraknya, makin kontras lagi pasti fade kalian. Jeans Aye harganya variatif banget. Buat tipe yang standard harganya IDR 500.000 an, tapi kalo premium line kaya selvedge nya, start from IDR 900.000 an sampe diatas satu juta. Nah terserah kalian aja nih pas buat kantong tipe yang mana. Seperti kata orang bijak, ada harga ada barang.


4. Nonbrandedon (Instagram @nobrandedon_ina)


nonbranedon brand lokal


NBDN (nobrandedon) merupakan brand jeans lokal yang berasal dari Bandung dan terbentuk pada tahun 2011. Mereka terinspirasi dari berbagai macam hal-hal langka, mitos, legenda, dan binatang yang terancam punah. Makanya ada beberapa nama denim mereka yang menggunakan nama binatang. Material yang mereka gunakan berasal dari tempat yang bermacam-macam guys.


Malahan ada yang berasal dari Pekalongan, tapi hasilnya world class! Salah satu fakta unik tentang brand ini adalah mereka memproduksi jeans-jeans mereka secara manual. Seperti tagline mereka, “Human Made, Human Taste”. Dan hal inilah yang justru membuat jeans ini laku keras di kalangan orang luar. Ga percaya? Visit aja ig nya @nobrandedon_ina plus googling sendiri ya guys. NBDN ini juga adalah brand pertama yang menggunakan sashiko patch, yaitu patch yang dibuat dengan teknik menjahit Jepang yang menggunakan benang katun.


jeans nonbrandedon lokal merek

European Hare by NBDN (sumber: thedenimhound.com)


Nah, gambar diatas adalah contoh dari produk NBDN nih guys. Kelihatan kan sashiko patch yang berwarna biru kotak dan cokelat bulat? Biasanya, patch yang dipasang pada bagian belakang pinggang menggunakan bahan dasar kulit yang di emboss. Tapi beda dengan NBDN. Mereka adalah yang pertama menggunakan sashiko sebagai trademark patch mereka.


Salah satu alasan kenapa orang luar suka banget sama brand ini adalah karena sashiko nya dijahit manual, bahkan bisa jadi oleh pemiliknya sendiri. Dan mereka menghargai hal-hal sentuhan tangan seperti itu. Nice kan? Dan untuk sementara ini, cuttingan mereka baru ada tiga jenis; Slim Straight, Slim Fit, dan Slim Tappered.


denim merk lokal nonbrandedon

Unknown Article by NBDN (sumber: www.instagram.com/nonbrandedon_ina)


Dan kalau kalian pakai dalam waktu beberapa lama, warna indigonya akan pudar dan jadi kaya yang diatas nih 8-dan 10-an edan kan!? Karakter dari fade ini bisa dibilang tegas pada scratches nya namun halus pada gradasi nya. Bikin jeans ini enak diliat mata pada saat udah “jadi”. Jeans ini juga most likely rigid denim terlihat dari ketegasan scratchesnya itu sendiri. Saran gua sih pake yang one size diatas biar ga sempit-sempit amat dan kalo gendutan masih bisa dipake.


5. Carnivores Soul (Instagram @carnivoressoul)


brand lokal carnivores soul


Dibentuk pada tahun 2014, Carnivores Soul diinisiasi sebagai denim yang diperuntukkan untuk ketahanan dalam kultur riding atau yang hobi naik motor. Para suhunya, berfikir kalau riding harus pake celana yang kuat, maka mereka buat deh brand jeans ini.


Mereka menggunakan material dari berbagai negara lho, US, Jepang, Thailand, dan Indonesia. Buat kalian yang hobi Sunmori (Sunday Morning Ride), Satmori (Saturday Morning Ride), atau mori-mori lainnya, cocok banget pake denim ini. Denimnya anak motor!


 

jeans carnivores soul brand merek lokal

Tigris 17 Oz by Carnivores Soul (sumber: www.instagram.com/carnivoressoul)


Duh, daritadi pendarahan jeans-jeans lokal kok parah-parah banget ya!? Pecah bener ya Tigris by Carnivores Soul ini. Bener-bener contrast banget fade nya. Dari yang warnanya indigo dark blue, bisa bertransformasi jadi kaya gitu. Hidden arcuate nya yang muncul setelah fade nya pun indah nan menawan sekali brader.


Kira-kira kalau mau jeans nya jadi seperti itu apa harus selalu naik motor ya? Hmmm… Dan kalo kita analisa nih guys, pemilik jeans ini sepertinya gitaris. Kenapa gitu? Karena ada bekas pick gitar di small pocket nya. Tapi mungkin juga sih dia minjem sama temennya ya. Jeans ini pun bisa kalian dapat di range IDR 900.000 sampai IDR 1.000.000 an guys.


6. Wingman Denim (Instagram @wingmandenim)


merek lokal wingman denim


Wingman Denim memulai karir perdeniman mereka pada tahun 2013. Brand denim ini berasal dari Bandung lho. Banyak banget ya brand fasyung (fashion) yang berasal dari sana, hebat banget deh kota kreatif ini.


Wingman udah jauh berkembang dibanding dulu, karena pada saat baru mulai, mereka cuma melayani custom made doang. Sekarang mereka udah berani buat line mereka sendiri, pastinya karena peminat jeans mereka banyak ya. Langsung lah gaes kita cekidot.


wingman merek lokal jeans

Selvedge Denims by Wingman Denim (sumber: www.instagram.com/wingmandenim)


Buat kalian penggila selvedge denim, kalian pastinya bakal mencintai Wingman Denim. Liat sendiri kan? Banyak banget pilihan line selvedge yang bisa kalian pilih. Mulai dari classic selvedge yang warnanya merah, lalu biru, dan denim terkini mereka yang selvedge nya ungu. Bro, kapan lagi punya denim yang weft nya ungu! Lo bakal jadi center of the attention!


Yup, selain selvedge nya yang variatif, weft nya pun juga macem-macem nih. Ada yang natural weft, brown, sampe yang ungu barusan. Gambar diatas baru sebagian kecil dari koleksi mereka. Buat lengkapnya, kalian bisa cek aja ig nya mereka.


jeans wingman

Indigo x Indigo by Wingman Denim (sumber: www.instagram.com/wingmandenim)


Kalo ngomongin raw denim, ga akan afdol kalo kita ngga ngebahas how it fades. Gambar diatas kayanya uda sangat menggambarkan kemampuan Wingman Denim to bleed itself. Seger banget ngeliat fade dari denim ini, kaya lagi liat biru air laut dari atas gaes, bikin santai kaya di pantai.


Jeans pada gambar diatas, berwarna indigo pada warp nya, pun pada weft nya. Makanya namanya Indigo x Indigo. Indigo kuadrat lah. Rata-rata, jeans dengan deep indigo, akan menghasilkan faded jeans yang kontras pada akhirnya gaes. Nah untuk price range Wingman Denim, bisa kalian dapet dari harga IDR 400.000 an hingga IDR 1.000.000.


7. Elhaus (Instagram @elhaus)

brand lokal elhaus


Brand yang diusung oleh duo Raven Navaro dan Eduardus Adityo ini, terbentuk pada tahun 2010. Dari awalnya, mereka memang menyasar penggemar jeans impor, terutama mereka yang menyukai jeans-jeans premium.


Maka itulah jeans mereka berkualitas premium meski berasal dari tanah air. Elhaus membedakan diri mereka dari brand lain dengan mengutamakan tema vintage, bro. Dan kerennya lagi, mereka menggandeng sejumlah pemasok kain dari luar negeri seperti Jepang, dan beberapa jeans mereka menggunakan bahan tenun. Wow banget ya.


jeans merek elhaus

Elhaus Nomad Iron Tail by Elhaus (sumber: www.Heddels.com)


Hmmmm, emang dapet banget ya kesan vintage nya. Baru keluar karekternya setelah jeans ini fade. Kalo kita telaah nih, warna yang diproduksi oleh jeans ini classic banget walau tetap bisa memberikan efek bleeding yang menurut gua pribadi elegan banget.


Diksi ini gua pilih karena komposisi scratch nya yang ngga lebay dan fade warna nya yang kalem, yang bikin jeans ini bisa dibilang berkelas. Jeans Elhaus ini bisa kalian dapetin mulai harga IDR 900.000 an. Salut buat Elhaus and keep up the premium jeans brother!


8. Sage (Instagram @sageseesmore)


brand lokal sage jeans


“Who Lives Sees, Who Travels Sees More”. Itulah slogan dari brand yang condong kepada heavyweight denim ini. Mereka memulai brand mereka pada tahun 2012 dan jeans pertama mereka adalah ‘Ranger’ yang hingga kini masih banyak banget peminatnya.


Jadinya, article Ranger di reproduksi terus hingga saat ini dengan semakin baik tentunya. Sage juga memiliki ciri khas pada arcuate nya yang menyerupai gunung. Sesuai namanya, Sage berarti orang bijak, yang telah melihat banyak hal.


jeans keren sage lokal

Rangeer by Sage (sumber: www.instagram.com/sageseesmore)


Kalau kalian ingin merasakan experience dari heavy denim, maka kalian harus nyobain Sage. Sebagian besar dari jeans mereka memang tebel-tebel gaes, malah ada yang ounce nya sampe 22 Oz, yaitu Mercher.


Sage juga terkenal akan fadenya yang luar biasah! Liat aja gambar diatas. Raw deep indigo jeans kaya yang sebelah kiri, bisa bertransformasi menjadi jeans yang sangat kontras fadingnya. Tapi untuk bisa dapetin hasil kaya gini ga mudah bro. Awalnya kalian harus bertarung dengan kerasnya denim ini! Tapi worth it kok at the end.


9. Oldblue.Co (Instagram @oldblueco)


brand lokal oldblue co


Oldblue terinspirasi dari vintage American work wear yang berada pada era 1800 hingga 1950-an. Celana jeans yang dipakai oleh penambang, koboi, dan pekerja pabrik pada masanya. Mereka ingin mengembalikan esensi dari jeans yang seharusnya dipakai outdoor setiap harinya.


Kualitas pun merupakan concern mereka yang paling utama, karena jeans seharusnya adalah garmen kuat yang di desain untuk pekerja outdoor dan tidak gampang rusak.


Jeans Lokal Oldblue

8.25 Cut by Oldblue Co. (sumber: Heddels.com)


Fade dari Olblue juga bisa dibilang salah satu yang terbaik di tanah air. Liat aja sendiri, meski udah fade, bagian yang jarang ter ekspose dengan gesekan, yaitu bawah lutut, masih bisa mempertahankan warna pekat indigonya. Hal itu tidak luput dari raw material nya yang berasal dari Cone Mill USA, Jepang dan satu produsen premium jeans lokal.


Karena Ahmad Hadiwijaya, pemilik Oldblue, merupakan seorang yang idealis dalam hal kualitas, makanya denim Oldblue harganya agak mahal. Harga produknya bisa bisa sampai IDR 1.700.000 - IDR 2.400.000. Tapi, Oldblue mengklaim kalo jeans mereka bisa tahan sampai 7 tahun. Jadi ada harga disini menentukan durability bro.


Nah, sekian dulu nih artikel tentang jeans lokal yang pendarahannya paling sadis dari kami Pemoeda.co.id. Semoga dengan adanya pembahasan tentang jeans lokal ini, makin bikin kalian cinta dengan produk Indonesia yaa. Support terus brand lokal supaya karya anak bangsa bisa menggaung di skala dunia guys. Dan kontribusi itu dimulai dari kita sendiri.


 

Ditulis oleh Bima

Blog Terkait