Gimana Peraturan Salat Jumat New Normal? – pemoeda.co.id arrow-right cart chevron-down chevron-left chevron-right chevron-up close menu minus play plus search share user email pinterest facebook instagram snapchat tumblr twitter vimeo youtube subscribe dogecoin dwolla forbrugsforeningen litecoin amazon_payments american_express bitcoin cirrus discover fancy interac jcb master paypal stripe visa diners_club dankort maestro trash

Oleh Bram Priambodo


πŸ‡²πŸ‡¨ Kabar

Gimana Peraturan Salat Jumat New Normal?

Oleh Bram Priambodo


Oleh Bram Priambodo


Kamis 4 Mei 2020 kemarin dikeluarkan fatwa Nomor 31 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Jumat dan Jemaah untuk Mencegah Penularan Wabah Covid-19 oleh MUI.

Salat Jumat itu udah menjadi kultur tersendiri buat orang Indonesia muslim. Hukumnya wajib, dan setiap Jumat secara massal dilakukan dari Sabang sampai Merauke.

salat jumat

Tapi di era new normal COVID-19, gimana tata caranya? Karena kan masih ada virus corona, dan sebenarnya kalau dilihat dari data, jumlah kasus masih terus naik. Begini Fatwanya guys:

Fatwa Nomor 31 Tahun 2020 - Majelis Ulama Indonesia

I. KETENTUAN HUKUM

A. Perenggangan Saf Saat Berjamaah

  1. Meluruskan dan merapatkan saf (barisan) pada shalat berjamaah merupakan keutamaan dan kesempurnaan berjamaah.
  2. Shalat berjamaah dengan saf yang tidak lurus dan tidak rapat hukumnya tetap sah tetapi kehilangan keutamaan dan kesempurnaan jamaah.
  3. Untuk mencegah penularan wabah COVID-19, penerapan physical distancing saat shalat jamaah dengan cara merenggangkan saf hukumnya boleh, shalatnya sah dan tidak kehilangan keutamaan berjamaah karena kondisi tersebut sebagai hajat syar'iyyah.

B. Pelaksanaan Shalat Jum'at

  1. Pada dasarnya shalat Jum'at hanya boleh diselenggarakan satu kali di satu masjid pada satu kawasan.
  2. Untuk mencegah penularan wabah Covid-19 maka penyelenggaraan shalat Jumat boleh menerapkan physical distancing dengan cara perenggangan saf.
  3. Jika jamaah shalat Jum'at tidak dapat tertampung karena adanya penerapan physical distancing, maka boleh dilakukan ta'addud al-jumu'ah (penyelenggaraan shalat Jum'at berbilang), dengan menyelenggarakan shalat Jum'at di tempat lainnya seperti mushalla, aula, gedung pertemuan, gedung olahraga, dan stadion.
  4. Dalam hal masjid dan tempat lain masih tidak menampung jamaah shalat Jum'at dan/atau tidak ada tempat lain untuk pelaksanaan shalat Jum'at, maka Sidang Komisi Fatwa MUI berbeda pendapat terhadap jamaah yang belum dapat melaksanakan shalat Jum'at sebagai berikut:
  • Pendapat pertama, jamaah boleh menyelenggarakan Shalat Jum'at di masjid atau tempat lain yang telah melaksanakan shalat jum'at dengan model shift, dan pelaksanaan shalat Jum'at dengan model shift hukumnya sah.
  • Pendapat Kedua, jamaah melaksanakan shalat zuhur, baik secara sendiri maupun berjamaah, dan pelaksanaan shalat Jum'at dengan model shift hukumnya tidak sah.
  • Terhadap perbedaan pendapat di atas (point a dan b), dalam pelaksanaannya jamaah dapat memilih salah satu di antara dua pendapat dengan mempertimbangkan keadaan dan kemaslahatan di wilayah masing-masing.

C. Penggunaan Masker Saat Shalat

  1. Menggunakan masker yang menutup hidung saat shalat hukumnya boleh dan shalatnya sah karena hidung tidak termasuk anggota badan yang harus menempel pada tempat sujud saat shalat.
  2. Menutup mulut saat shalat hukumnya makruh, kecuali ada hajat syar'iyyah. Karena itu, shalat dengan memakai masker karena ada hajat untuk mencegah penularan wabah COVID-19 hukumnya sah dan tidak makruh.

II. REKOMENDASI

  1. Pelaksanaan shalat Jumat dan jamaah perlu tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, membawa sajadah sendiri, wudlu dari rumah, dan menjaga jarak aman.
  2. Perlu memperpendek pelaksanaan khutbah Jum'at dan memilih bacaan surat al-Quran yang pendek saat Shalat.
  3. Jamaah yang sedang sakit dianjurkan shalat di kediaman masing-masing.

Nah itu dia Fatwa dari MUI yang mengatur tata cara salat Jumat pada era COVID-10 ini guys. Semoga bisa berguna buat kita semua yang masih bingung ya. Semoga selalu aman dan stay safe!


Rubrik Lainnya

Keuntungan dari Meditasi Berjalan yang Perlu Lo Tahu
Keuntungan dari Meditasi Berjalan yang Perlu Lo Tahu
Di tengah pandemi yang nggak menentu ini, mindfulness jadi salah satu teknik yang lo butuhin. Dalam hal ini...
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Kebutuhan nutrisi cowok berbeda dengan cewek. Begitu pula dengan risiko kesehatan keduanya juga nggak sama....
Manusia Bisa Menyentuh Wajah 16 Kali per Jam: Gini Cara Berhentinya
Manusia Bisa Menyentuh Wajah 16 Kali per Jam: Gini Cara Berhentinya
Sengaja atau nggak disengaja, kita pasti pernah menyentuh wajah kita berkali-kali setiap harinya. Ini hal y...
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ngopi?
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ngopi?
Lo suka kopi? Kita juga suka banget. Masalahnya kapan sih, waktu yang paling baik untuk minum kopi bro?Β  B...
Sebat? Makanan Sehat Untuk Perokok Menurut Studi
Sebat? Makanan Sehat Untuk Perokok Menurut Studi
Tau ngga kalau berdasarkan sebuah penelitianΒ Harvard perokok juga cenderung lebih jarang makan sayur dan bu...
Makanan-Makanan yang Bakal Bantu Lo Hempaskan Perut Buncit
Makanan-Makanan yang Bakal Bantu Lo Hempaskan Perut Buncit
Perut buncit mungkin jadi salah satu β€˜musuh’ terberat cowok, terutama bagi mereka yang selalu ingin menjaga...
Olahraga 4 Detik yang Bisa Menetralisir Duduk Seharian
Olahraga 4 Detik yang Bisa Menetralisir Duduk Seharian
Duduk terlalu lama sampai berjam-jam nggak baik untuk kesehatan. Bahkan, hal tersebut bisa meningkatkan ris...
Manfaat Susu Beruang Bear Brand -  Menurut Penelitian & Mitos
Manfaat Susu Beruang Bear Brand - Menurut Penelitian & Mitos
Banyak yang pengen tau, apa sih manfaat susu beruang yang sering kita liat di supermarket? Apakah bisa meny...

Keranjang