New Normal - Mungkin Lebih Brutal, Namun Pandemi Usai dan Ekonomi Memb – pemoeda.co.id arrow-right cart chevron-down chevron-left chevron-right chevron-up close menu minus play plus search share user email pinterest facebook instagram snapchat tumblr twitter vimeo youtube subscribe dogecoin dwolla forbrugsforeningen litecoin amazon_payments american_express bitcoin cirrus discover fancy interac jcb master paypal stripe visa diners_club dankort maestro trash

Oleh Bram Priambodo


🇲🇨 Kabar

New Normal - Mungkin Lebih Brutal, Namun Pandemi Usai dan Ekonomi Membaik

Oleh Bram Priambodo


Oleh Bram Priambodo


New normal merupakan suatu skenario yang mungkin akan kita temui di Indonesia dalam beberapa hari ke depan (28/05/20). Merupakan suatu konsep dimana hidup manusia akan berjalan dan fungsional, berdampingan bersama pandemi virus corona.

new normal

Masalahnya, protokol yang disiapkan pada skenario new normal kemungkinan besar tidak akan saklek, dan tidak akan diikuti oleh masyarakat secara seksama.

Pasalnya, penjagaan pemprov DKI saat PSBB untuk tidak mudik lokal dapat dilewati dengan sangat mudah.

Banyak pemudik yang berhasil keluar dari Jakarta sampai di kampung halaman tanpa ada friksi yang berarti dari petugas. Belum lagi diperparah dengan disintegrasi aturan antara badan pemerintahan. Membuktikan bahwa dari atas sampai bawah, kita sebagai warga negara Indonesia ini memang tidak disiplin.

Melihat saat ini tidak ada pengurangan kasus COVID-19 secara signifikan di Indonesia, sedangkan pusat perbelanjaan akan dibuka dan pusat-pusat ibadah pun turut kembali operasional, justru bisa merangsang loncatan signifikan terhadap pertambahan kasus virus corona di Indonesia.

Disaat yang bersamaan, jutaan orang akan yang dari awal sudah tidak patuh terhadap pergub dan perkemen PSBB sebelumnya, justru mungkin akan merasa bebas dari ancaman virus, dan acuh terhadap protokol new normal.

new normal covid-19

Walaupun TNI & Polri dikerahkan untuk menjaga jalannya skenario normal baru, hal ini tidak menjadi jaminan bahwa di masa depan tidak ada perselisihan pendapat dan eksekusi protokol new normal, diantara kapolda, kementrian, pemerintah pusat, pemprov, dan kali ini; TNI.

Pada akhirnya, pelepasan PSBB dianggap prematur dan oleh banyak kalangan. Karena Indonesia masih belum menang melawan corona, protokol ini sangat berpotensi membawa Indonesia kepada level pandemi terburuknya. Anggapan ini tidak salah. Tapi...

Disisi lain, tanpa pelepasan PSBB dan eksekusi skenario new normal, maka jutaan karyawan dan pekerja yang di-PHK tidak akan memiliki masa depan, dan mungkin mati kelaparan tanpa perlawanan.

Ini karena masih tidak jelas kapan pandemi ini akan berakhir, membuat masa depan perusahan, bisnis, dan pekerja turut samar.

Resesi datang, dan Indonesia akan hidup dengan kondisi ekonomi yang sangat buruk bagi seluruh kalangan. Banyak yang akan turun derajat, dan jatuh pada kemiskinan. Bagaimana yang dari awal sudah miskin? Mungkin akan mati kelaparan.

Menimbang-nimbang yang mana "setan" yang lebih baik, maka protokol new normal dijalankan. Mungkin, justru karena setan ini lebih jelas arahnya kemana.

Kalau protokol new normal gagal (dan mungkin akan gagal), maka terjadilah herd immunity dengan angka kematian yang melonjak tinggi.

Namun pandemi usai dan ekonomi tetap berjalan. Tibalah Indonesia di dalam dunia penuh dengan penyintas atau survivors. Tidak lagi kita menunggu vaksin yang entah kapan datangnya.

new normal corona virus

Jika skenario new normal berhasil maka ekonomi membaik, kurva penularan dapat diciutkan tanpa kematian yang signifikan. Kita akan hidup berdampingan dengan covid-19 sampai vaksin lahir ke dunia.

Jika kita terus lakukan PSBB sampai vaksin datang, maka ekonomi terus terpuruk. Tidak lagi orang bisa jualan online sebaik hari ini, karena semakin banyak pengangguran yang tidak mampu membeli kebutuhan pokok, terlebih lagi membeli produk-produk non esensial di Tokopedia.

Ketika ekonomi semakin terpuruk, mungkin akan semakin banyak orang yang menjadi ojol pengantar makanan, sedangkan tidak lagi banyak orang yang mampu beli makanan diluar. Bahkan Gojek-pun bisa kelebihan supir daripada pesanan.

Namun efek domino akan terjadi merembet ke semua sektor dengan cepat. Tibalah Indonesia di resesi nasional. Akhirnya? Karena tidak punya uang, mau tidak mau, dijabanin juga keluar rumah dan cari uang. Memperlambat penyebaran sementara, namun kemungkinan besar berujung sama.

Sehingga, setan yang mana yang akan lo pilih? Gimana menurut lo?


Rubrik Lainnya

Makanan yang Sebaiknya Lo Makan Setelah Olahraga
Makanan yang Sebaiknya Lo Makan Setelah Olahraga
Mengonsumsi nutrisi setelah olahraga itu sama pentingnya dengan apa yang lo makan sebelum workout. Sebab, ...
Makanan yang Sebaiknya Dimakan Sebelum Olahraga
Makanan yang Sebaiknya Dimakan Sebelum Olahraga
Atlet maupun lo yang gemar olahraga pasti bakal cari cara untuk meningkatkan performa saat berolahraga. Sep...
4 Makanan Yang Membantu Lo
4 Makanan Yang Membantu Lo "Berdiri" Gagah Perkasa!
Mungkin bagi lo yang udah nikah ini adalah topik yang cukup penting untuk dibahas. Terutama karena hubungan...
Olahraga Saat Sakit; Baik atau Buruk?
Olahraga Saat Sakit; Baik atau Buruk?
Olahraga teratur bisa dibilang merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga tubuh tetap sehat. Apalagi ...
Uang Tunai Mungkin Bisa Menyebarkan Virus, tapi...
Uang Tunai Mungkin Bisa Menyebarkan Virus, tapi...
Kebersihan jadi isu yang bisa dibilang sangat penting sekarang. Karena kebanyakan pada khawatir kalo sampe ...
Beberapa Ilmuwan Percaya Ganja Bisa Mencegah dan Menyembuhkan Corona
Beberapa Ilmuwan Percaya Ganja Bisa Mencegah dan Menyembuhkan Corona
Sebuah tim ilmuwan Kanada meyakini telah menemukan jenis ganja yang berpotensi kuat membantu, mencegah atau...
Keuntungan dari Meditasi Berjalan yang Perlu Lo Tahu
Keuntungan dari Meditasi Berjalan yang Perlu Lo Tahu
Di tengah pandemi yang nggak menentu ini, mindfulness jadi salah satu teknik yang lo butuhin. Dalam hal ini...
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Kebutuhan nutrisi cowok berbeda dengan cewek. Begitu pula dengan risiko kesehatan keduanya juga nggak sama....

Keranjang