Gini Cara Membuat Api Dengan Kayu, #nokorek – pemoeda.co.id arrow-right cart chevron-down chevron-left chevron-right chevron-up close menu minus play plus search share user email pinterest facebook instagram snapchat tumblr twitter vimeo youtube subscribe dogecoin dwolla forbrugsforeningen litecoin amazon_payments american_express bitcoin cirrus discover fancy interac jcb master paypal stripe visa diners_club dankort maestro trash

Oleh Bram Priambodo


💡 Lifehack

Gini Cara Membuat Api Dengan Kayu, #nokorek

Oleh Bram Priambodo


Oleh Bram Priambodo


Jadi lo ceritanya terdampar bersama pacar dan teman-teman lo, ketika kalian lagi naik kapal dan ternyata kapalnya tenggelam. Kalian semua terdampar di sebuah pulau sore-sore menjelang malam. Lo cuma punya 3 jam untuk membuat api. Ngga ada yang tau caranya... Gimana?

 MEMBUAT API TANPA KOREK

Dalam situasi shit hits the fan (shtf) seperti ini, alangkah indahnya kalo lo punya skill "cara membuat api dengan kayu" bro. Karena lo akan menyelamatkan diri lo dan teman-teman lo.

Apa yang akan lo buat? Pemantik Kayu Alami

Sebelum tutorial dimulai, ada baiknya lo imajinasikan gambar dibawah dan bayangkan kira-kira apa yang lo perlukan.

alas dan poros

Nah inilah list benda yang akan lo kumpulkan untuk membuat api:

  • 1 Batu yang berbentuk lancip / tajam
  • 1 Ranting lurus, kurus & kokoh (untuk poros)
  • 1 Batang pohon kering (untuk alas)
  • 1 Genggam kulit batang pohon (penyulut)
  • 10-20 Daun kering yang tidak lembab ( penyulut)
  • 20+ Ranting kecil untuk bahan bakar api (penyulut)
  • 10+ Ranting sedang untuk struktur awal api (api unggun)

Oke? Kalo lo udah bisa ngebayangin kira-kira harus ngapain, mari kita langsung ke tutorial cara membuat api tanpa alat pemantik. Gini caranya;

1. Cari Batu Yang Tajam

Segera cari batu disekitar lo yang bentuknya runcing atau tajam. Nanti batu ini bisa digunakan untuk banyak hal. Sangat berguna untuk membuat api juga.

batu tajam

Batu ini ngga perlu terlalu besar, yang penting pas di genggaman lo, atau di antara jari lo, dan bisa nyaman digunakan sebagai benda tajam.

2. Cari Pohon Yang Masih Kecil & Kering

Tugas pertama lo adalah mencari pohon yang belum beranjak dewasa. Biasanya tingginya sekitar 1-2 meter, dan umumnya dia rantingnya kurus & panjang. 

pohon kecil

Kalau tidak ada pohon yang masih kecil, cari yang sekecil mungkin agar lebih mudah kita ambil bahan-bahan yang kita perlukan.

3. Ambil Ranting Untuk Struktur Api Unggun & Poros Pemantik

Ambil 10-20 ranting ukuran sedang sekaligus, karena nanti akan sekalian digunakan sebagai struktur api unggun. Coba lihat gambar dibawah.

api unggun struktur

Untuk poros pemantik, ranting yang lo cari adalah ranting yang panjangnya sekitar 30-50 cm, tebalnya kira-kira sejempol lo, dan cukup kokoh.

3.5. Ambil Batang Pohon Untuk Alas Pemantik

Terus lo ambil juga batangnya sebagai alas gesekan nanti, biasanya ini lebih besar dari porosnya. Biar lo lebih gampang gesekinnya nanti.

Pastikan batang ini cukup kokoh ya. Karena akan kita putar-putar dan gesek-gesek, jangan terlalu tipis karena nanti gampang hancur.

4. Mengupas Kulit Ranting Untuk Poros, & Kulit Batang Untuk Alas

Lo mau bikin poros versi lebih jelek dari gambar dibawah, karena lo bikin pake batu, sedangkan orang di gambar pakai pisau.

poros pemantik

Pilih salah satu ranting yang cukup kokoh dan panjang, kupas kulitnya dengan batu yang udah lo ambil tadi. Buat ujung ranting sedikit lancip untuk poros.

Kupas kulit pada batang pohon yang lo ambil sekalian, yang akan dijadikan alas pemantik.

Kalo ada matahari, lo keringin dulu. Kalo ngga ada, lo lap sampe kering. Simpan kulit yang lo kupas karena lo memerlukan serat-seratnya untuk penyulut api.

5. Cari Daun Kering Sebanyak Mungkin & Hancurkan

Lo cari daun kering disekitar lo sebanyak mungkin. Kalo udah, lo ancurin pake tangan sampe jadi serpihan-serpihan. Ini akan jadi penyulut api nanti.

daun kering

Gunakan kulit pohon yang tadi lo kupas dan jadikan satu dengan serpihan daun kering ini. Agar nyala api semakin mudah. Sekarang lo punya 2 jenis penyulut.

6. Cari Ranting Kering Yang Tipis Untuk Jadi Pembesar Api

Cari yang sangat kurus, kering dan mudah patah. Kalau sudah ketemu yang sesuai, kumpulkan terus sampai jumlahnya cukup banyak untuk menjadi kayu bakar api unggun kecil.

ranting kering

Ranting kecil ini akan berguna buat lo ketika penyulut udah terbakar. Lo perlu ranting ini sebagai kayu bakar kecil, yang bisa membuat api menyala lebih lama sebelum api nyala di api unggun.

7. Membuat Alas Pemantik Dari Batang Pohon

Gunakan batu tajam untuk membuat cekungan kecil pada batang. Bikin beberapa cekungan untuk jadi cadangan. Pastikan pinggirnya terdapat sobekan seperti gambar dibawah.

alas pemantik

Cekungan ini akan digunakan sebagai alas dimana lo menempatkan ujung dari poros lo. Sehingga pas lo puter-puter ngga slip kemana-mana. Paham?

8. Posisikan Semua Alat Pada Tempatnya

Posisi poros terhadap alas adalah 90°. Pastikan penyulut api, berada di sobekan kayu pada cekungan alas. Ini agar penyulut dapat tersulut. Lihat gambar dibawah.

mulai menyalakan api

Ranting dan penyulut lain dipersiapkan agar bisa tersulut dengan cepat begitu kayu mulai berasap.

9. Membuat Api Dengan Bor Tangan

Oke sekarang lo jepit poros yang udah lo buat, di antara kedua telapak tangan. Pastikan ujungnya yang ada dibawah masuk ke dalam cekungan yang ada pada alas. Ikuti posisi gambar dibawah.

membuat api

Putar poros bolak balik dengan cepat. Tidak perlu ditekan dengan keras. Disini kecepatan lebih penting dari kekuatan.

Gerakan tangan bolak balik dari atas poros, ke bawah poros. Ulangi kembali dari atas kalau sudah sampai bawah. Kemudian terus lakukan sampai akhirnya kayu berasap.

Pro Tip: Kumpulkan debu kayu dan letakkan kembali pada cekungan agar debu bisa menyulut api lebih cepat.

Kalau sudah berasap, tinggal dekatkan lagi penyulut api (daun kering & kulit pohon) agar bisa tersulut. Ulangi sampai ada percikan api pada penyulut, dan bantu dengan tiupan halus agar api menyebar.

10. Membesarkan Api

Ketika penyulut sudah terbakar, maka kumpulkan ranting-ranting tipis dan tempelkan pada penyulut. Bisa dibantu dengan tiupan pelan agar api merembet.

membuat api

Letakkan pada struktur api unggun yang sudah dibuat. Selamat, lo udah membuat api dan bisa hidup sampai besok.


Rubrik Lainnya

Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Kebutuhan nutrisi cowok berbeda dengan cewek. Begitu pula dengan risiko kesehatan keduanya juga nggak sama....
Manusia Bisa Menyentuh Wajah 16 Kali per Jam: Gini Cara Berhentinya
Manusia Bisa Menyentuh Wajah 16 Kali per Jam: Gini Cara Berhentinya
Sengaja atau nggak disengaja, kita pasti pernah menyentuh wajah kita berkali-kali setiap harinya. Ini hal y...
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ngopi?
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ngopi?
Lo suka kopi? Kita juga suka banget. Masalahnya kapan sih, waktu yang paling baik untuk minum kopi bro?  B...
Sebat? Makanan Sehat Untuk Perokok Menurut Studi
Sebat? Makanan Sehat Untuk Perokok Menurut Studi
Tau ngga kalau berdasarkan sebuah penelitian Harvard perokok juga cenderung lebih jarang makan sayur dan bu...
Makanan-Makanan yang Bakal Bantu Lo Hempaskan Perut Buncit
Makanan-Makanan yang Bakal Bantu Lo Hempaskan Perut Buncit
Perut buncit mungkin jadi salah satu ‘musuh’ terberat cowok, terutama bagi mereka yang selalu ingin menjaga...
Olahraga 4 Detik yang Bisa Menetralisir Duduk Seharian
Olahraga 4 Detik yang Bisa Menetralisir Duduk Seharian
Duduk terlalu lama sampai berjam-jam nggak baik untuk kesehatan. Bahkan, hal tersebut bisa meningkatkan ris...
Manfaat Susu Beruang Bear Brand -  Menurut Penelitian & Mitos
Manfaat Susu Beruang Bear Brand - Menurut Penelitian & Mitos
Banyak yang pengen tau, apa sih manfaat susu beruang yang sering kita liat di supermarket? Apakah bisa meny...
Makanan yang Sebaiknya Lo Makan Setelah Olahraga
Makanan yang Sebaiknya Lo Makan Setelah Olahraga
Mengonsumsi nutrisi setelah olahraga itu sama pentingnya dengan apa yang lo makan sebelum workout. Sebab, ...

Keranjang