Virus Corona di Indonesia (SARS-CoV-2 / COVID-19) - Penjelasan, Gejala – pemoeda.co.id arrow-right cart chevron-down chevron-left chevron-right chevron-up close menu minus play plus search share user email pinterest facebook instagram snapchat tumblr twitter vimeo youtube subscribe dogecoin dwolla forbrugsforeningen litecoin amazon_payments american_express bitcoin cirrus discover fancy interac jcb master paypal stripe visa diners_club dankort maestro trash

Oleh Bram Priambodo


🇲🇨 Kabar

Virus Corona di Indonesia (SARS-CoV-2 / COVID-19) - Penjelasan, Gejala, Penyebaran, Pencegahan

Oleh Bram Priambodo


Oleh Bram Priambodo


Virus Corona / SARS-CoV-2 melanda masyarakat global dan menyebabkan kematian massal secara global di awal 2020. Penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 ini bernama COVID-19. 

virus corona

Cek info per provinsi di sini. Pada penulisan artikel ini (20/05/2020), sudah 321.997 orang meninggal dunia secara global. Sedangkan di Indonesia sendiri sudah 1.221 orang yang meninggal.

Membuat dunia ini mengadopsi "The New Normal", seperti bekerja dari rumah, menghindari berkumpul dengan banyak orang, dan memakai masker. 

Bisa disimpulkan bahwa Corona Virus merupakan pandemi terparah yang terjadi pada abad ke-21. Akibat negatif dari pandemi ini meluas ke sektor ekonomi & sosial berbagai negara. Dan inilah yang lo harus tau tentang Corona Virus.

Apa itu Virus Corona?

Virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. corona SARS-CoV-2 adalah nama resmi dari 2019-nCoV / Wuhan virus / Virus corona yang ditetapkan oleh WHO.

virus corona

Virus ini bisa menyebabkan penyakit menular dan bisa mematikan yang disebut dengan COVID-19. COVID-19 dapat merusak sistem pernapasan manusia dan menyebabkan infeksi sistem pernapasan berat seperti Pneumonia.

Besar diameter virus corona adalah 0.05 microns - 0.2 microns. Salah satu motode penyebarannya adalah melalui bersin, dimana transmisi melalui percikan air liur umumnya sebesar 0.5 microns atau lebih kecil.

Gejala Penularan Virus Corona & Periode Inkubasi

Pada umumnya Virus Corona bisa dilacak dengan melihat gejalanya. Beberapa gejala umum yang kerap muncul ketika tertular virus corona mencakup beberapa hal, yaitu:

  • Demam diatas 38° celcius
  • Batuk-batuk kering
  • Terasa Kelelahan atau lemas
  • Sesak  dan sulit bernapas

Juga terdapat beberapa gejala yang tidak umum, namun terjadi berdasarkan informasi dari WHO adalah:

  • Hidung tersumbat
  • Sakit Kepala
  • Sakit Tenggorokan
  • Konjungtivitis
  • Diare
  • Hilang indra perasa mulut
  • Hilang indra penciuman

Namun berdasarkan beberapa research dan laporan. Dinyatakan bahwa terdapat orang-orang yang mengidap COVID-19 namun tidak memiliki gejala apapun.

palang merah indonesia

Infografis dari Palang Merah Indonesia

Juga terdapat orang-orang yang sudah menularkan, namun tidak bergejala sama sekali. Hal ini membuat penyebaran virus corona lebih sulit untuk dilacak.

Periode inkubasi virus corona menurut WHO adalah 5-6 hari, namun periode inkubasi ini bisa sampai 14 hari. Sedangkan menurut CDC (Centers for Disease Control & Prevention) Amerika Serikat, periode inkubasi virus ini adalah 2-14 hari.

Kematian Disebabkan Oleh Virus Corona

Tingkat kematian virus corona secara global, apabila dihitung dengan perbandingan antara jumlah kasus vs jumlah kematian adalah 6,48% (Worldometer diakses 20/05/2020).

Namun apabila virus ini berakhir, maka tingkat kematian akan dihitung dengan perbandingan antara; jumlah orang sembuh vs kematian. Saat ini presentasenya adalah 16,44%. (Worldometer diakses 20/05/2020).

Presentase di setiap negara berbeda-beda. Di Indonesia tingkat kematian (kasus vs kematian) adalah 6,47%. Sedangkan tingkat kematian dengan perbandingan orang sembuh vs kematian adalah 27,1%. (Worldometer diakses 20/05/2020).

kematian akibat virus corona

Hal ini berarti tingkat orang sembuh di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata global. Walaupun secara perbandingan kasus dan kematian sudah sama.

Dilansir dari CDC, WHO dan beberapa sumber kompeten lain, bahwa jumlah kematian dan resiko kematian lebih besar pada orang dengan umur lanjut 60+ dan orang dengan penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Virus ini juga dapat menyebabkan komplikasi pada organ dalam manusia. Komplikasi yang dapat disebabkan diantaranya:

  • Pneumonia
  • Gagal Ginjal
  • Acute Cardiac Injury
  • Acute Respiratory Distress Syndrome

Bagaimana Virus Corona Menyebar?

Berdasarkan WHO, metode penyebaran yang paling umum adalah melalui percikan air liur yang keluar dari hidung atau mulut. Air liur yang mengandung virus bisa tersebar melalui bersin, batuk, bernapas, atau ketika berbicara.

corona dihirup

Dimana pada saat batuk, manusia dapat mengeluarkan 3.000 percikan air liur dengan skala yang berbeda-beda. Dari yang kecil sampai kasat mata. Sedangkan ketika bersin, terdapat 40.000 percikan.

Virus ini juga dapat menempel pada permukaan benda-benda. Berdasarkan penelitian pada New England Journal of Medicine, virus corona dapat tinggal pada permukaan plastik dan stainless steel selama 72 jam.

Air liur yang mengandung virus yang melayang di udara, bisa bertahan sampai 3 jam. Ini bisa terhisap oleh hidung, atau mendarat pada permukaan.

air liur corona

Sehingga disimpulkan memegang wajah, hidung, & mulut dengan tangan juga sangat berbahaya ketika di ruang publik. Penggunaan masker (walaupun tidak 100% efektif) namun bisa menjadi alat pencegahan pertama.

Penyebab utama tertular virus corona adalah:

  • Menghirup udara terkontaminasi percikan air liur yang mengandung virus.
  • Menyentuh wajah, mulut, atau hidung setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Bagaimana Mencegah Penularan Virus Corona?

Mereferensikan dari puluhan sumber terpercaya, maka dirangkum bahwa metode paling aman sebagai pencegahan penularan COVID-19 adalah:

masker & hand sanitizer

Tidak ke tempat publik / ramai. Karena virus ini menular melalui percikan air liur manusia, tidak bertemu dengan orang sama sekali akan sangat efektif untuk mencegah penularan.

Menggunakan masker di tempat publik. Ketika keluar rumah, gunakan masker. Ini disarankan untuk semua orang. Agar ketika lo ketika bersin, partikel bersin tidak melayang ke udara 100% dan dihirup oleh orang lain, dan sebaliknya.

Selalu menjaga jarak dari orang lain. Dengan jaga jarak, lo memastikan bahwa lo tidak berada berdekatan orang yang bersin dan batuk. Jaga jarak sekitar 1-2 meter agar lebih aman dari penularan.

Hindari menyentuh suatu permukaan bila tidak perlu. Kemampuan virus ini untuk bertahan pada suatu permukaan cukup lama, menjadikan permukaan benda-benda di ruang publik menjadi media sekunder penularan.

Tingkatkan daya tahan tubuh. Gunakan suplemen vitamin dan makan buah-buahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Berolahraga setiap hari untuk menjaga badan tetap fit.

Selalu mencuci tangan, atau setidaknya gunakan hand-sanitizer berbasis alchohol. Sabun dan air, atau alcohol dapat membunuh virus yang ada di tangan. Sehingga tangan lo lebih steril untuk digunakan.

Tutup mulut dengan tangan / tissue saat bersin / batuk. Agar tidak menularkan kepada orang lain tutup mulut saat bersin atau batuk.

Apakah Ada Obat atau Vaksin Untuk Virus Ini?

Sejauh ini belum ditemukan vaksin atau obat untuk COVID-19. Sehingga metode paling efektif hingga saat ini adalah metode pencegahan.

Pastikan lo selalu mengaplikasikan metode pencegahan yang sudah diberitahukan diatas, agar terhindar dari penularan virus ini.

Bagaimana Kalau  Sudah Merasa Tertular? Lo Butuh Telp Hotline Pemerintah.

Oke. Kalau tertular, lo harus secepatnya menelpon ke hotline Kemenkes nasional di 119 dengan ekstensi 9. Nomor lainnya adalah 0812-1212-3119 dan 021-5210-411.

Lo juga bisa menghubungi Posko KLB Dinas Kesehatan DKI di hotline 112  atau langsung telepon / Whatsapp ke nomor 0813-8837-6955.

Jangan mencoba untuk mengobati penyakit ini sendiri, karena akan berbahaya untuk diri lo dan orang-orang di sekitar lo.

Bagaimana Cara Cek Virus Corona, Ke Rumah Sakit?

Ada 2 cara untuk melakukan tes untuk cek virus corona dalam tubuh lo. Cara-cara ini berbeda metode dan tingkat akurasinya. Berikut adlaah caranya:

Rapid test. Lo bisa membeli sendiri alat rapid test di Tokopedia dengan harga kurang lebih 300-ribu Rupiah. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah lo, untuk melihat apakah darah lo mengandung antibodi atau tidak.

rapid test corona

Jika antibodi terdeteksi, besar kemungkinan lo terjangkit virus corona. Sebaiknya langsung hubungi hotline kemenkes. Namun jika hasil negatif, maka sebaiknya lo ulangi tes ini 7-14 hari kemudian agar lebih pasti.

Kenapa? Karena tes ini tidak 100% akurat mengenai virus corona. Yang terdeteksi adalah antibodi di dalam tubuh lo, bukan virus corona itu sendiri.

Rapid test dianggap sebagai screening test atau tes awalan saja. Sehingga nanti lo bisa memutuskan untuk pergi ke dokter atau tidak.

Polymerase Chain Reaction (PCR) test. Sejauh ini merupakan tes yang paling akurat untuk mendeteksi virus corona. Karena tes ini mendeteksi virus yang ada di dalam air liur atau dahak. Dikenal juga sebagai swab test.

pcr test corona

Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel dari air liur / dahak dari hidung dan mulut lo yang notabene menular jika lo udah terjangkit. Dimana kemudian sampel liur dan dahak akan di tes di laboratorium untuk di cek.

 Referensi

  1. https://www.medicalnewstoday.com/articles/is-coronavirus-airborne#is-it-airborne
  2. https://www.usatoday.com/in-depth/news/2020/03/25/coronavirus-survives-on-metal-plastic-cardboard-common-objects/2866340001/
  3. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/question-and-answers-hub/q-a-detail/q-a-coronaviruses
  4. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters
  5. https://www.medicalnewstoday.com/articles/is-coronavirus-airborne#summary
  6. https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200225-sitrep-36-covid-19.pdf
  7. https://www.forbes.com/sites/brucelee/2020/03/21/how-does-the-covid-19-coronavirus-kill-what-happens-when-you-get-infected/#30a4adf76146
  8. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/coronavirus-resource-center
  9. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/symptoms-testing/symptoms.html
  10. https://www.usatoday.com/in-depth/news/2020/03/09/biotech-international-effort-makes-big-push-for-coronavirus-vaccine/4927298002/
  11. https://covid19.go.id
  12. https://www.healthline.com/health/coronavirus-prevention
  13. https://www.healthline.com/health/coronavirus-symptoms

Rubrik Lainnya

Uang Tunai Mungkin Bisa Menyebarkan Virus, tapi...
Uang Tunai Mungkin Bisa Menyebarkan Virus, tapi...
Kebersihan jadi isu yang bisa dibilang sangat penting sekarang. Karena kebanyakan pada khawatir kalo sampe ...
Beberapa Ilmuwan Percaya Ganja Bisa Mencegah dan Menyembuhkan Corona
Beberapa Ilmuwan Percaya Ganja Bisa Mencegah dan Menyembuhkan Corona
Sebuah tim ilmuwan Kanada meyakini telah menemukan jenis ganja yang berpotensi kuat membantu, mencegah atau...
Keuntungan dari Meditasi Berjalan yang Perlu Lo Tahu
Keuntungan dari Meditasi Berjalan yang Perlu Lo Tahu
Di tengah pandemi yang nggak menentu ini, mindfulness jadi salah satu teknik yang lo butuhin. Dalam hal ini...
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Makanan yang Jaga Tubuh Lo Tetap Bugar
Kebutuhan nutrisi cowok berbeda dengan cewek. Begitu pula dengan risiko kesehatan keduanya juga nggak sama....
Manusia Bisa Menyentuh Wajah 16 Kali per Jam: Gini Cara Berhentinya
Manusia Bisa Menyentuh Wajah 16 Kali per Jam: Gini Cara Berhentinya
Sengaja atau nggak disengaja, kita pasti pernah menyentuh wajah kita berkali-kali setiap harinya. Ini hal y...
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ngopi?
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ngopi?
Lo suka kopi? Kita juga suka banget. Masalahnya kapan sih, waktu yang paling baik untuk minum kopi bro?  B...
Sebat? Makanan Sehat Untuk Perokok Menurut Studi
Sebat? Makanan Sehat Untuk Perokok Menurut Studi
Tau ngga kalau berdasarkan sebuah penelitian Harvard perokok juga cenderung lebih jarang makan sayur dan bu...
Makanan-Makanan yang Bakal Bantu Lo Hempaskan Perut Buncit
Makanan-Makanan yang Bakal Bantu Lo Hempaskan Perut Buncit
Perut buncit mungkin jadi salah satu ‘musuh’ terberat cowok, terutama bagi mereka yang selalu ingin menjaga...

Keranjang